You are currently viewing Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, Sebanyak 333 Personil Polres Sorong Siap amankan Pemilu Tahun 2023-2024

Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata, Sebanyak 333 Personil Polres Sorong Siap amankan Pemilu Tahun 2023-2024

Polres Sorong – Dalam Rangka Kesiapan Rangkaian Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu tahun 2023- 2024. Polres Sorong melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024. Bertempat di Alun-alun Aimas kab Sorong. Selasa (17/10/23) Pagi.

Hadir dalam giat tersebut Pj. Bupati Sorong, Danrem 181 Pvt Sorong, Pangkoarmada III Sorong, Dan Pasmar III Sorong Dandim 1802 sorong, Dan Denpom XVIII/I Sorong, Kaposbinda Sorong, Ketua DPRD Kab. Sorong, Ketua Pengadilan Negeri Sorong, Kajari Sorong, Dan Yon B Brimob Pelopor Sorong, Ketua KPU kab. Sorong Beserta Anggota, Ketua Bawaslu Kab. Sorong Beserta Anggota, Kepala Sar, Ka Kesbangpol, Ka Dishub, Ka Satpol PP, Pimpinan Rapi Dan Sekda Kab. Sorong, Para Pimpinan Partai Politik, Para Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat Kab. Sorong Serta Para Tamu Undangan.

Sedangkan sebagai peserta upacara adalah Peleton Denpom 18 Sorong, kodim 1802/Sorong, Pasmar III Sorong, Brimob Batalyon B Sorong,sat samapta, sat lantas ,sat Intel Reskrim ,satpol PP, Dishub Kab.sorong, serta linmas.

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. dalam amanatnya dibacakan Kapolres Sorong AKBP Yohanes Agustiandaru,S.H,.S.I.K,. M.H selaku pemimpin apel gelar pasukan operasi kepolisian terpusat Mantap Brata 203-2024, Apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan personel maupun sarpras Operasi Mantap Brata 2023-2024, sehingga Pemilu 2024 diharapkan dapat terselenggara dengan aman dan lancar. Peserta apel dan para hadirin yang saya hormati, Pemilu 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa. Hal ini sebagaimana penyampaian Presiden Joko Widodo bahwa, ”Tahun 2024 adalah momen politik yang sangat penting, karena kita menyelenggarakan pesta demokrasi terbesar dan secara serentak dalam tahun yang sama. Ini pekerjaan besar yang sangat menentukan masa depan bangsa kita, masa depan negara kita”.

Melihat pentingnya hal tersebut, maka seluruh
komponen bangsa tentunya harus berpartisipasi penuh guna menyukseskan Pemilu 2024. Terlebih lagi, Pemilu 2024 memiliki kompleksitas tersendiri
karena dilaksanakan secara serentak dengan rentang
waktu yang berdekatan, wilayah yang luas, geografis yang beragam, serta melibatkan jumlah pemilih yang besar.
Oleh sebab itu, guna mengamankan Pemilu 2024 maka Polri didukung TNI, K/L, instansi terkait dan Mitra Kamtibmas lainnya menggelar ”Operasi Mantap Brata Tahun 2023-2024″. Operasi ini dilaksanakan selama 222 hari sejak 19 Oktober 2023 s.d. 20 Oktober 2024 yang diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia guna mengamankan seluruh tahapan pemilu.

Polri juga telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah/ zonasi bagi personel Korps Brimob Polri dan Dalmas Nusantara, dimana untuk Korps Brimob Polri terbagi dalam 4 wilayah sedangkan untuk Dalmas Nusantara terbagi dalam 7 zonasi. Bukan hanya itu, Polri juga menyiapkan 2.000 personel Brimob Power on Hand Kapolri serta 8.500 personel Dalmas Nusantara yang siap dimobilisasi kapanpun dan dimanapun ke seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai dukungan terhadap Operasi Mantap Brata 2023-2024, Polri juga menggelar Operasi Nusantara Cooling System 2023-2024 untuk membangun narasi besar ”Persatuan dan Kesatuan, serta Kemajuan Bangsa Diatas Kepentingan Kelompok” guna mengantisipasi polarisasi akibat berita hoaks, isu SARA, Propaganda firehose of falsehood dan black campaign yang dilengkapi dengan Satgas Anti Money Politics serta Satgas Pemilu Damai.

Sebagai pusat kendali, koordinasi, komunikasi dan informasi (K3I), Operasi ini akan didukung oleh Command Center di tingkat Mabes Polri s.d. Polda jajaran. Melalui dukungan sarpras modern dan berbagai fitur yang ada, diharapkan Command Center mampu mengintegrasikan data maupun informasi, sehingga seluruh personel pengamanan di lapangan dapat terorganisir secara terpadu dari pusat hingga daerah.

Operasi Mantap Brata 2023-2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,
ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada Pemilu 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah kita lakukan.

Peserta apel dan para hadirin yang saya banggakan, Berdasarkan indeks kerawanan Pemilu Bawaslu, terdapat 5 Prov. dan 85 Kab/Kota berkategori Kerawanan Tinggi, serta berdasarkan indeks kerawanan Pemilu Tahap III Polri terdapat 2 Prov. dan 1 Kab/Kota berkategori Sangat Rawan.
Bagi wilayah yang tergolong Kerawanan Tinggi dan Sangat Rawan, segera lakukan langkah antisipasi. Sedangkan bagi wilayah lainnya, jangan under estimate dengan
tetap mempersiapkan pengamanan sebaik mungkin. Terus lakukan mapping potensi konflik sosial secara detail di wilayahnya masing-masing dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akar masalah. Apabila terdapat konflik yang sudah mengganggu stabilitas kamtibmas, maka pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, akuntabilitas serta nesesitas.

Khusus terkait bencana alam, koordinasikan
dengan TNI, BNPB, BMKG, Basarnas dan stakeholder lainnya guna memetakan daerah rawan, sehingga bencana dapat dimitigasi. Siapkan pula rencana antisipasi bekerjasama dengan penyelenggara pemilu, apabila nantinya terdapat situasi bencana alam di suatu daerah seperti contohnya mempersiapkan fasilitas pencoblosan di lokasi pengungsian.
Terorisme juga harus menjadi perhatian serius.Pada penyelenggaraan Pemilu 2019 terdapat 6 aksi serangan teror dan ini tidak boleh terjadi di Pemilu 2024. Terlebih saat ini perang antara Hamas dengan Militer Israel sedang bereskalasi, dimana hal ini dapat berdampak terhadap situasi di Indonesia.
Optimalkan preventive strike agar pelaku teror
berhasil ditangkap sebelum melancarkan aksinya, sehingga kita bisa memastikan tidak ada letupan sekecil apapun pada Pemilu 2024.

Selanjutnya terkait tindak pidana pemilu, lakukan koordinasi dan kolaborasi antar pilar Sentra Gakkumdu, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana pemilu dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat.
Peserta apel dan para hadirin yang saya banggakan, Pada kesempatan yang penuh semangat dan kebersamaan ini, terdapat penekanan untuk dipedomani serta dilaksanakan sebagai berikut:

  1. Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME dan semoga tugas pengamanan ini
    menjadi ladang amal ibadah bagi kita semua;
  2. Pastikan kesiapan perlengkapan pribadi, sarpras dan fasilitas penunjang lainnya, sehingga dapat mendukung pelaksanaan operasi;
  3. Laksanakan pengamanan dengan penuh rasa tanggung jawab, humanis dan profesional
    sesuai SOP dengan menerapkan buddy system
    guna menjamin keselamatan personel;
  4. Pimpinan di setiap tingkatan harus terjun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan melekat kepada anggotanya masing-masing;
  5. Lakukan pengaturan jadwal pengamanan,
    sehingga kesehatan personel selalu dalam
    kondisi yang prima. Hal ini penting, mengingat operasi yang kita laksanakan cukup panjang dan
    Pemilu 2024 dilakukan secara serentak;
  6. Kedepankan komunikasi publik dan upaya
    cooling system, agar masyarakat berpartisipasi
    penuh dalam mendukung penyelenggaraan Pemilu 2024 dan terhindar dari polarisasi;
  7. Tingkatkan sinergisitas dan soliditas antar
    seluruh personel pengamanan maupun
    stakeholder terkait, karena hal tersebut adalah
    kunci utama keberhasilan operasi.

Dalam kesempatan Apel Gelar Pasukan tersebut, Kapolres Sorong di dampingi PJ.Bupati Sorong bersama Tamu undangan berkenan memeriksa pasukan serta mengecek kesiapan Sarana Prasarana Polres Sorong yang nantinya akan digunakan sebagai perangkat pendukung guna suksesanya Pemilu serentak 2024 mendatang.

Untuk diketahui, dalam operasi Mantap Brata 2023-2024, pihaknya melibatkan setidaknya 333 personel Polres, Keseluruhan dikendalikan oleh Kapolres Sorong selaku Kasatgasres

Diakhir amanatnya Kapolres Sorong juga menekankan Polri berkomitmen terus bekerja keras guna menjamin penyelenggaraan pemilu 2023-2024 agar dapat berjalan dengan lancar aman dan damai

Humas Polres Sorong

Bagikan Artikel ini

Leave a Reply